PPKM Darurat Diperpanjang Sampai Akhir Juli 2021

PPKM Darurat Diperpanjang Sampai Akhir Juli 2021 – Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menteri Koordinator PMK), Muhadjir Effendy, mengatakan bahwa kebijakan untuk melaksanakan implementasi pembatasan komunitas darurat (PPKM) telah diperpanjang hingga akhir Juli 2021, menurut Menteri.

Muhadjir menyatakan bahwa informasi itu diperoleh sebagai hasil dari keputusan yang dibuat oleh Presiden Joko Widodo.

PPKM Darurat Diperpanjang Hingga Akhir Juli 2021

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Jumat (16/7/2021), ia menambahkan, mengutip Antara, bahwa “Ada pertemuan kabinet terbatas yang saya ikuti oleh waktu saya di Sukoharjo (Jawa Tengah), yang telah diputuskan oleh Presiden sampai Akhir ppkm Juli. ”

Pernyataannya diikuti oleh peringatan tentang kemungkinan perpanjangan ppkm darurat, salah satunya adalah tentang menyebarkan keseimbangan antara warga yang mendisiplinkan untuk mengikuti rutinitas kesehatan sesuai dengan PPKM dan memberikan bantuan sosial (bantuan sosial).

Mempertimbangkan bahwa bano dianggap tidak dapat diatasi oleh pemerintah saja, bantuan dari masyarakat setempat dan organisasi lain diperlukan.

Selain itu, diperlukan masker sedekah karena banyak individu masih percaya bahwa masker adalah barang yang mahal untuk dibeli.

Dia menyatakan bahwa, terlepas dari terminologi yang digunakan nanti – baik ppkm darurat atau ppkm super darurat – yang paling penting adalah komitmen masyarakat untuk tidak melanggar protokol kesehatan agar berhasil dalam berurusan dengan pandemi covid 19.

“Jika Anda tidak memahami bahwa protokol kesehatan adalah hal yang paling penting, maka berurusan dengan Covid-19 akan gagal,” katanya dalam kesimpulan.

Pada tanggal 1 Juli 2021, Presiden Jokowi secara resmi meluncurkan kebijakan PPKM darurat, yang diluncurkan di Kompas.com. Pulau Jawa dan Bali ditanggung oleh kebijakan tersebut mulai 3 Juli hingga 20 Juli 2021.

Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menteri Koordinator), telah dipilih sebagai Koordinator PPKM untuk PPKM Darurat Jawa-Bali.

Selama PPKM darurat, banyak di antara kita yang harus tetap berada di rumah seharian dan melakukan kegiatan dari rumah saja.

Kebijakan memaksakan batasan kegiatan masyarakat yang lebih ketat daripada yang sebelumnya diizinkan, termasuk para pelaku rute perjalanan udara jauh di dalam negeri.

Untuk dosis pertama vaksinasi, setiap warga negara harus membawa minimal kartu vaksin Covid-19, menurut salah satu pedoman.


Langgar Protokol PPKM Darurat, 3 WNA di Bali Dideportasi

Langgar Protokol PPKM Darurat, 3 WNA di Bali Dideportasi – Warga negara asing juga menjadi sasaran dalam Peraturan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat di Bali (WNA). Tiga orang asing akhirnya diputuskan untuk dideportasi berdasarkan hasil operasi peradilan yang dilakukan oleh Imigrasi Bali.

Jamaruli Manihuruk, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di Bali, mengatakan timnya melakukan operasi pada 8 Juli dan menangkap sekitar 14 orang asing yang diduga melanggar aturan kesehatan. “Tiga di antaranya dinyatakan bersalah melanggar aturan dan disarankan deportasi,” katanya dalam konferensi pers di Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Senin, 12 Juli 2021.

Murray Ross dari Irlandia, Ayala Aileen dari Amerika Serikat, dan Zulfiia Kadyrberdieva dari Rusia adalah tiga orang asing yang akan dideportasi.

Menurut Jamaruli, ketiga WNA tersebut dinyatakan bersalah melanggar Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat di Wilayah Jawa-Bali dan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 9 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat Covid -19 di Era Baru Kehidupan di Bali. Akibat perbuatan ketiga orang tersebut, mereka dideportasi berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Pelanggaran yang dilakukan oleh ketiga WNA tersebut tidak disebutkan oleh Jamaruli. Ia mengklaim Satpol PP yang melakukan operasi peradilan merekomendasikan deportasi kepada partainya.

“Ada tingkatan tertentu di antara 14 yang ditangkap, dan Satpol PP berwenang menilai siapa dan tingkatannya,” jelas Jamaruli.

Selain ketiga orang tersebut, Jamaruli mengklaim sejumlah WNA tambahan melakukan pelanggaran ringan selama PPKM Darurat, seperti penggunaan masker yang salah. “Satpol PP mungkin berpikir ulang, mengklaim kesalahannya kecil, seperti menurunkan topeng atau salah menggunakannya, dan kemudian merekomendasikan agar ketiga orang asing itu dideportasi,” katanya.

Yang pasti, kita sebagai warga negara yang baik jangan sampai menyalahi aturan apalagi melanggarnya secara sengaja dan terang-terangan seperti WNA yang dideportasi tersebut.

Menparekraf Sandiaga Uno Dukung Lokasi Wisata Jadi Sentra Vaksinasi

Menparekraf Sandiaga Uno Dukung Lokasi Wisata Jadi Sentra Vaksinasi – Setelah mendorong sekolah pariwisata menjadi tempat vaksinasi Covid-19, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mendorong destinasi wisata dan pusat ekonomi kreatif untuk melakukan hal yang sama di bawah PPKM Darurat atau Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Hal ini sudah dilakukan oleh Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung sejak lama.

Sandiaga mengatakan dalam jumpa pers virtual pada Senin, 12 Juli 2021, bahwa “Saya mengajak tempat-tempat wisata dan pusat ekonomi kreatif untuk mengambil inspirasi dari STP Bandung dan mengusulkan posisinya sebagai pusat vaksinasi untuk membantu mempercepat pengiriman vaksin bagi masyarakat.”

Tahap vaksinasi pertama berlangsung di STP Bandung pada 10-11 Juli 2021, dengan tujuan memvaksinasi 2.000 orang dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dosis imunisasi kedua akan diberikan pada 14-15 Agustus 2021. Sentra vaksinasi tentu menjadi salah satu solusi tepat bagi pemerintah saat ini.

Selain itu, Sandiaga mengatakan vaksinasi dilakukan di sebuah pantai di Gunung Kidul. Imunisasi dilaksanakan di Puskesmas Tepus Pesisir Selatan, Jalan Pantai Selatan Jawa, Pule Gundes II, Sidoharjo, Tepus, Gunung Kidul. Hal ini, menurut dia, bisa ditiru.

Vaksinasi di kawasan wisata, menurut Sandiaga, bermanfaat tidak hanya bagi penduduk tetapi juga bagi tenaga kesehatan yang perlu istirahat. Dia memuji ide imunisasi di tempat-tempat wisata yang “indah dan cerdas”, dan dia mendorong tujuan lain untuk mengikuti, termasuk lima lokasi wisata super prioritas Labuan Bajo, Mandalika, Borobudur, Danau Toba, dan Lukupang.

“Ini sangat cerdas dan indah karena dapat memanfaatkan tempat-tempat wisata sebagai fasilitas vaksinasi. Jadi, selain menghibur peserta yang mendapat vaksinasi dengan lingkungan yang asri, tenaga kesehatan juga bisa bersantai dengan fasilitas wisata,” jelas Sandiaga.

Sandiaga meyakini jika diterapkan, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akan mampu membantu memerangi pandemi Covid-19. Ia juga meminta para pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dapat mengikuti standar kesehatan 5M (pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, hindari keramaian, kurangi mobilitas). Ia menjelaskan, “agar PPKM darurat bisa dilakukan dengan cepat.”

Ini Daftar 13 Hotel di Jakarta Khusus Isolasi Mandiri

Ini Daftar 13 Hotel di Jakarta Khusus Isolasi Mandiri – Saat ini, menurut Maulana Yusran, Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), belum ada hotel di DKI Jakarta yang menyediakan akomodasi gratis bagi pasien OTG mandiri COVID-19.

“Sudah tidak ada lagi, BNPB akan tutup pada 15 Juni 2021. Tidak ada lagi program pemerintah yang memberikan barang dan jasa gratis. Saat ini pemerintah masih menunggak (utang) sekitar Rp 200 miliar, dan Kementerian Keuangan belum membayarnya,” katanya, Kamis (8/7/2021).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyediakan dana untuk hotel yang akan digunakan untuk isolasi mandiri pasien tanpa gejala (OTG) Covid-19 dan karyawan.

Penghentian tersebut dilakukan karena BNPB masih memiliki kurang lebih Rp. 140 miliar cadangan untuk hotel-hotel yang terletak di daerah terpencil.

“Sayang hotel tidak bisa beroperasi karena tunggakan belum dibayar. “Bisakah Anda memberi tahu saya bagaimana Anda ingin beroperasi?” Maulana bertanya.

Meski tidak ada hotel mandiri yang gratis, Maulana mengatakan ada beberapa hotel yang mengenakan biaya atas pelayanannya.


Daftar 13 Hotel di Jakarta Khusus Isolasi Mandiri

Bagi yang tertarik mempelajari lebih lanjut, berikut rangkumannya berdasarkan informasi yang diposting pada Kamis, 7 Agustus 2021, di akun Instagram @dissparekrafdki:


1. Nite & Day Jakarta Bandengan

  • Alamat: 6, Jl. Bandengan Sel. No.14, RT.6/RW.5, Pekojan, Kec. Tambora, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11240
  • No. Telepon: +622129620888

2. Hotel Alia Matraman

  • Alamat: Jl. Matraman Raya No.224, RT.4/RW.6, Bali Mester, Kecamatan Jatinegara, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13310
  • No. Telepon: +622185905555

3. Ibis Jakarta Senen

  • Alamat: Jl. Kramat Raya No.100, RT.2/RW.9, Kwitang, Jakarta, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10420
  • No. Telepon: +622131920033

4. Hotel Kalisma Syariah

  • Alamat: Jl. Ks. Tubun No.15, RT.2/RW.1, Petamburan, Tanah Abang, Central Jakarta City, Jakarta 10260
  • No. Telepon: +622153679911

5. Ibis Jakarta Harmoni

  • Alamat: Jl. Hayam Wuruk No.35, RT.14/RW.1, Kb. Klp., Jakarta, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10120
  • No. Telepon: +622121203145

6. Hotel Grand Asia

  • Alamat: Jl. Bandengan Sel. No.88, RT.1/RW.2, Pejagalan, Kec. Penjaringan, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14450
  • No. Telepon: +622166606969

7. Hotel Blue Sky Pandurata Jakarta

  • Alamat: Jl. Raden Saleh Raya No.12, RT.10/RW.1, Kenari, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10430
  • No. Telepon: +62213905205

8. Wisma BSA (Barfo Sis Alkhairaat)

  • Alamat: Graha Anugerah, No.17A, Jl. Raya Pasar Minggu, RT.7/RW.9, Pancoran, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12780
  • No. Telepon: +62217983424

9. Hotel Mega Proklamasi

  • Alamat: Jl. Proklamasi No.42, RT.10/RW.2, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320
  • No. Telepon: +62213923232

10. Mega Anggrek Hotel and Convention

  • Alamat: Jl. Arjuna Sel. No.4, RT.2/RW.8, Tj. Duren Sel., Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11480
  • No. Telepon: +62215363044

11. Hotel Kaisar

  • Alamat: Jl. Duren Tiga Raya No.1, RT.1/RW.1, Pancoran, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12780
  • No. Telepon: +622179183601

12. POP! Hotel Kelapa Gading Jakarta

  • Alamat: Jl. Boulevard Raya No.13, RT.13/RW.18, Klp. Gading Tim., Kec. Klp. Gading, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
  • No. Telepon: +622145855020

13. Ibis Styles Jakarta Mangga Dua

  • Alamat: 1, Jl. Gn. Sahari No.1, Pademangan Bar., Jakarta, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14420
  • No. Telepon: +622129578900

Pasien OTG COVID-19 harus mengetahui bahwa, jika ingin melakukan isolasi mandiri di salah satu hotel tersebut, sebaiknya langsung menghubungi pihak hotel untuk menentukan biaya yang harus dikeluarkan.

Isolasi Mandiri di Hotel yang Berafiliasi dengan Fasilitas Medis

Hotel yang memberikan pelayanan isolasi bekerjasama dengan rumah sakit juga tercatat di akun Instagram Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, selain hotel yang tertera di website akun tersebut.

Rumah Sakit Pelni, menurut Mundo Maya Travel, Kamis (17/6/2021), merupakan salah satu rumah sakit yang mengikuti program tersebut, yang dijalankan melalui program Rumah Aman yang disebut Staysolation.

Ferdi Maulana, Direktur Pemasaran dan Humas RS Pelni membenarkan bahwa program tersebut dilakukan di hotel yang menjadi rekanan RS Pelni.

Selama kurungan mereka, pasien akan diberikan fasilitas tes swab, terapi obat antivirus dan anti-inflamasi, serta vitamin, tergantung pada kondisi masing-masing. Estimasi durasi isolasi kurang lebih 14 hari, dengan biaya kurang lebih Rp 15-17 juta.

“Saat ini RS Pelni bekerja sama dengan hotel di Jakarta,” jelas Ferdi yang enggan menyebutkan pendiriannya.

Bingung harus berbuat apa selama harus menjalani isolasi mandiri (isoma) dan tetap ingin mendapatkan penghasilan tambahan?

Turis WNA Kini Wajib Bawa Kartu Vaksin COVID-19

Turis WNA Kini Wajib Bawa Kartu Vaksin COVID-19 – Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke Indonesia setelah menerima vaksin Covid-19 dosis penuh wajib membawa kartu vaksin Covid-19. Persyaratan ini akan mulai berlaku pada 6 Juli 2021.

Ada sejumlah ketentuan kartu vaksin yang dibawa dalam laporan Kompas.com pada Senin, 7 Mei 2021, antara lain sebagai berikut:

  1. Orang asing diharuskan menunjukkan identitas seperti paspor atau visa (fisik atau digital).
  2. Sebagai syarat masuk ke Indonesia, Anda harus sudah menerima vaksin Covid-19 dosis penuh.
  3. Orang asing yang telah tiba di Indonesia dan bermaksud melakukan perjalanan, baik dalam negeri maupun luar negeri, wajib divaksinasi dengan skema vaksin gotong royong sesuai dengan peraturan perundang-undangan Indonesia.
  4. Orang asing dengan visa diplomatik dan visa dinas terkait kunjungan dinas atau kenegaraan oleh pejabat asing setingkat menteri ke atas, tidak boleh menunjukkan bukti kartu atau sertifikat vaksinasi Covid-19.
  5. Menurut prinsip pernapasan, bukti kartu atau sertifikat vaksinasi Covid-19 tidak diperlukan bagi orang asing yang masuk ke Indonesia melalui Travel Corridor Arrangement (TCA). Meski demikian, protokol kesehatan yang ketat tetap diberlakukan bagi semua orang asing yang masuk ke Indonesia.

Dirangkum dari laporan Kompas.com pada Selasa, 7 Juni 2021, aturan tersebut mengacu pada sejumlah Surat Edaran (SE), termasuk Adendum SE Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 8 Tahun 2021 yang ditetapkan pada 4 Juli.

Ada pula SE Gugus Tugas Penanganan Covid Nomor 8 Tahun 2021 yang akan bertemu pada 9 Februari sesuai jadwal. Adendum sementara itu dikeluarkan untuk mencegah peningkatan penularan Covid-19 dan variannya (termasuk strain Alpha, Beta, Delta, dan Gamma).

Aturan tersebut juga mengacu pada SE Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 14 Tahun 2021 tentang Ketentuan Orang Dalam Negeri Melakukan Perjalanan Dalam Masa Pandemi Covid-19 yang terbit pada Desember tahun itu.


Syarat Turis WNA Lainnya yang Ingin Masuk ke Indonesia

Selain membawa kartu vaksinasi, persyaratan terakhir bagi orang asing yang masuk ke Indonesia adalah sebagai berikut:

  1. Orang asing wajib membawa hasil tes PCR negatif dalam waktu 72 jam atau tiga kali dalam waktu 24 jam setelah keberangkatan.
  2. Lengkapi formulir eHAC Indonesia.
  3. Setelah tiba, tes ulang PCR 1×24 jam dilakukan untuk mengkonfirmasi diagnosis.
  4. Jika hasil tes negatif, pasien harus dikarantina selama delapan periode 24 jam berturut-turut.
  5. Jika hasil tes positif, pasien harus dirawat di rumah sakit dengan biaya sendiri.
  6. Wajib bagi diplomat, staf, dan keluarganya untuk mengisolasi diri di hotel selama delapan hari delapan malam berturut-turut, serta bagi orang asing pada umumnya. Mereka dapat memilih hotel atas kemauan sendiri dari daftar hotel/penginapan yang telah disertifikasi oleh Kementerian Kesehatan, dan mereka akan bertanggung jawab atas biaya akomodasi.
  7. Kepala misi diplomatik dan keluarganya yang bertugas di Indonesia memiliki pilihan untuk menjalani isolasi mandiri di tempat tinggal masing-masing hingga delapan jam setiap hari dalam seminggu.
  8. Isolasi diperpanjang selama tujuh hari, di mana saya melakukan tes RT-PCR kedua.
  9. Seluruh pemudik internasional tetap disarankan untuk melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing selama 14 hari sejak tanggal kedatangannya di Indonesia, meskipun hasil tes ulang RT-PCR yang dilakukan pada hari ketujuh isolasi negatif.
  10. Hasil tes ulang RT-PCR pada hari ketujuh isolasi harus dipastikan positif, dan pasien harus dirawat di rumah sakit atas biaya sendiri.
  11. Berdasarkan informasi di situs Kemlu.go.id, jika WNA tidak mampu membayar biaya karantina dan/atau perawatan rumah sakit, maka sponsor, kementerian/lembaga/BUMN yang mempertimbangkan izin masuk WNA tersebut akan dimintai pertanggungjawaban atas biaya tersebut. .
  12. Orang Asing pemegang visa diplomatik dan visa dinas terkait kunjungan dinas/kenegaraan pejabat asing setingkat menteri ke atas ke Indonesia, serta orang asing yang masuk ke Indonesia melalui skema Travel Corridor Arrangement (TCA) sesuai dengan prinsip resiprositas selama masih mengikuti protokol kesehatan secara teratur, dibebaskan dari kewajiban karantina. ketat.

Kriteria Turis WNA yang Boleh Masuk Indonesia

Menurut situs resmi Kemlu.go.id, pemerintah Indonesia terus melarang orang asing masuk ke negara itu dari negara mana pun di dunia.

Namun, ada beberapa pengecualian untuk aturan umum:

  1. Pejabat asing yang melakukan kunjungan dinas setingkat menteri ke atas yang memiliki visa diplomatik atau visa dinas tunduk pada protokol kesehatan yang ketat saat melakukan kunjungan dinas.
  2. Penduduk diplomatik dan pejabat, serta pemegang kartu izin tinggal terbatas (KITAS) dan kartu izin tinggal tetap, semuanya memenuhi syarat untuk mengajukan permohonan (KITAP).
  3. Asing yang memanfaatkan skema perjanjian bilateral Reciprocal Green Lane (RGL)/Trade Cooperation Agreement (TCA)
  4. Orang asing yang telah mendapat izin tertulis khusus dari kementerian atau lembaga terkait diizinkan masuk ke negara tersebut.

Syarat Traveling WNI Selama Pandemi dan PPKM Darurat

Untuk wisatawan WNI sendiri yang ingin melakukan penerbangan domestik, wajib mematuhi berbagai persyaratan penerbangan yang tercantum di artikel-artikel di bawah ini:

 

L’Etape Tour de France 2021 Akan Digelar di NTB

L’Etape Tour de France 2021 Akan Digelar di NTB – L’Etape, perlombaan sepeda yang merupakan bagian dari Tour de France, dijadwalkan berlangsung di Kuta Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 10-12 September 2021.

Menurut siaran pers yang dikeluarkan oleh Dinas Pariwisata NTB pada Selasa, 7 Juni 2021, L’Etape Indonesia yang diikuti oleh 18 negara akan menampilkan dua rute, berukuran 75 kilometer (km) dan 125 kilometer (km).

Diperkirakan 1.500 pengendara sepeda akan berpartisipasi dalam acara yang akan melintasi jalur pariwisata Mandalika.

Menurut Zacky Badrudin, direktur L’Etape Indonesia, keikutsertaan ribuan peserta berpotensi mendatangkan kurang lebih 5.000 wisatawan mancanegara (wisman).

“Bukan hanya olahraga, tugas kami adalah membantu promosi pariwisata di Indonesia, khususnya di NTB,” ujarnya saat rapat virtual membahas L’Etape Indonesia yang dipimpin Yusron Hadi, Direktur Utama NTB. Dinas Pariwisata.

Sementara itu, pertemuan tersebut dihadiri oleh 24 orang, antara lain Direktur L’Etape Indonesia, Komite Olahraga Nasional Indonesia, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Kesehatan, dan perwakilan dari sejumlah organisasi lainnya.

Sejumlah negara tetangga dari Asia Tenggara termasuk di antara negara-negara yang mengikuti acara tersebut, antara lain Australia, Afrika Utara, dan Amerika Serikat.

“Acara ini sudah kami promosikan di media sosial secara global agar bisa dikenal masyarakat di negara lain,” jelas Zacky lebih lanjut.


Protokol Kesehatan Tetap Berjalan Selama L’Etape Indonesia

Menurut laporan, acara pariwisata olahraga ini akan berlangsung di bawah kepatuhan ketat terhadap protokol kesehatan dan keselamatan.

Sebelum terbang ke Lombok, peserta diwajibkan mengikuti tes PCR. Orang tersebut juga harus memiliki surat keterangan sehat dari dokter, serta bukti vaksinasi terhadap Covid-19.

Peserta acara, serta masyarakat umum yang datang menyaksikan, wajib mematuhi protokol kesehatan selama acara berlangsung.

Saat memasuki lokasi acara, protokol kesehatan harus dipatuhi, antara lain penggunaan masker, cuci tangan, penggunaan hand sanitizer, dan melalui prosedur pemeriksaan suhu tubuh.

Penyemprotan disinfektan akan dilaksanakan oleh panitia terkait tiga kali sehari, dimulai pada pagi hari sebelum acara dimulai, dilanjutkan pada siang hari, dan diakhiri pada malam hari setelah acara selesai.

Rencanakan sebelumnya untuk rute yang akan diambil dan hotel yang akan menginap.
Selain hadir dalam pertemuan tersebut, AKBP Esty Setyo Nugroho, Kapolres Lombok Tengah mengatakan, ada sejumlah kondisi jalan yang perlu diantisipasi.

Sebab, hingga saat ini jalan tersebut masih dalam tahap pembangunan, dengan pembangunan jalan di ruas Mandalika didahulukan dari yang lainnya.

Menurutnya, ada beberapa lokasi yang perlu dilakukan pengecekan ulang untuk memastikan jalurnya bersih.

Selain itu, perwakilan dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia menyatakan bahwa hotel bersertifikasi CHSE akan disiapkan untuk menjadi tuan rumah acara tersebut.

Sementara itu, hal ini dilakukan agar peserta L’Etape dapat memperpanjang masa tinggalnya di NTB dalam jangka waktu yang lebih lama.

Selain menyiapkan hotel bersertifikat CHSE, PHRI juga menyiapkan promo paket wisata di tiga zona hijau pariwisata NTB, yakni Gili Tramena, Mandalika, dan Sembalun. Promo paket wisata akan tersedia di tiga zona hijau pariwisata NTB, Gili Tramena, Mandalika, dan Sembalun.